Kirim Pertanyaan
Punya pertanyaan ? Kirimkan pertanyaan kamu dan temukan solusi dari teman lainya sambil berbagi pengetahuan

Pertanyaan : Jelaskan sikap FDR pimpinan Amir syarifuddin terhadap kabinet hatta ?

  1 Jawaban - Follow
  1. #1
    rahma
    Jelaskan sikap FDR pimpinan Amir syarifuddin terhadap kabinet hatta!

  2. + Jawab Pertanyaan

  3. sikap untuk secepatnya melakukan gerakan sebelum akhirnya presiden meninggal.
    Dimulai dari desa Lubang Buaya, pada tanggal 1 Oktober 1965 pukul 03.00 WIB dini hari mereka melakukan Gerakan penculikan terhadap para perwira tinggi Angkatan Darat, yaitu :
    Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Abdul Haris Nasution
    Menteri Panglima Angkatan Darat (MenPangad), Letnan Jenderal Ahmad yani
    Deputi II Panglima Angkatan Darat, Mayor Jenderal Soeprapto
    Deputi III Panglima Angkatan Darat, Mayor jenderal Haryono Mas Tirtodarmo
    Asisten I Panglima Angkatan Darat, Mayor Jenderal Soewondo Parman
    Asisten IV Panglima Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Donald Icasus Panjaitan
    Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan darat, Mayor Jenderal Sutoyo Siswomihardjo
    Dalam peristiwa penculikan, dari ketujuh Perwira Tinggi Angkatan Darat tersebut mengalami nasib yang tidak sama :
    1. Jenderal Abdul Haris Nasution berhasil lolos dari penculikan dengan meloncat pagar rumah Wakil Perdana Menteri III Dr. J. Leimena. Tetapi puterinya yang berusia 5 tahun terpaksa menjadi korban keganasan G 30 S / PKI : Ade Irma Suryani Nasution terkena peluru yang ditembakkan oleh PKI. Beliau kemudian bersembunyi di tempat yang dirahasiakan, dengan kondisi kedua kaki terluka.
    2. Letnan Jenderal Ahmad Yani dan Brigadir Jenderal D.I. Panjaitan dibawa dalam kondisi meninggal setelah di tembak di rumah beliau masing-masing.
    3. Haryono M.T., Sutoyo Siswomihardjo, S. Parman dan Soeprapto di bawa dalam keadaan hidup ke desa Lubang Buaya.
    4. Selain para perwira tinggi tersebut dan Ade irma Suryani, terdapat korban lain keganasan gerombolan ini, yaitu :
    a. Brigadir Polisi Karel Sasuit Tubun (ajudan Waperdam III Dr. J. Leimena) yang tertembak mati, pada saat gerombolan salah sasaran masuk ke rumah Dr. J. Leimena, yang di kira rumah A.H. Nasution.
    b. Letnan Satu Pierre Tendean (ajudan Jenderal AH Nasution) yang ditangkap hidup - hidup karena dikira dia lah Nasution.
    c. Polisi Sukitman yang tertangkap secara tidak sengaja pada saat meronda di sekitar Lubang Buaya. Tetapi berhasil lolos dari maut.

- 2587

Kirim pertanyaan kamu ke Pertanyaan.com atau berbagi pengetahuan kamu dengan menjawab pertanyaan dari teman-teman sekolah yang lain secara online dan gratis.


Gabung dan Daftar Disini

TANYA JAWAB

Pelajaran Matematika Bahasa Indonesia Geografi Sejarah Fisika Biologi Bahasa Inggris Kimia Kewarganegaraan Sosial Olahraga Kesenian

Umum Otomotif Komputer Internet Website Software Game Kuliner Cinta Bisnis Lucu Mudah Hiburan Film Musik
Twitter Pertanyaan